Chelsea FC

Thursday, 11 April 2013

PEMIKIRAN SEORANG WIRAUSAHA


PEMIKIRAN SEORANG WIRAUSAHA

Dalam seorang wirausahawan kita harus memiliki ide atau gagasan yang baru. Karena wirausaha pasti banyak mempunyai ide yang baru untuk membuat apa saja. Seorang wirausaha juga harus bisa menganalisis yang berhubungan dengan SWOT. SWOT adalah singkatan dari Strenght, Weakness, Opportunity, dan Threat.

Strenght atau bisa disebut kekuatan yaitu hal yang berasal dari dalam diri kita atau internal yang harus kita miliki apabila kita berwirausaha. Dengan kekuatan ini kita bisa semangat berwirausaha untuk menciptakan yang bersifat inovatif.
Weakness atau diartikan kelemahan yaitu hal yang juga berasal dari internal atau dalam diri kita.  Kita harus mengerti kelemahan kita ada dimana agar kita bisa mengatasinya dengan baik. Hal ini yang harus kita hindari dalam berwirausaha agar tidak terjadi terlalu banyak masalah dikarenakan hal ini.
Opportunity atau kesempatan yaitu hal yang berasal dari dalam diri kita atau eksternal. Seorang wirausaha harus pintar-pintar menganalisis hal ini agar apa yang wirauahawan jual dapat diminati banyak konsumen. Seorang wirausahawan harus melakukan survey pasar agar wirausahawan mengerti apa yang harus dia buat dan dia jual.
Threat atau tantangan yaitu hal yang juga berasal dari luar diri kita atau berada dilingkungan kita. Hal ini adalah hambatan bagi seorang wirausahawan menjadi sukses karena setiap berwirausaha pasti mempunyai tantangan yang berbeda-beda. Agar kita bisa melewati tantangan yang besar dalam berwirausaha kita harus berpikir cerdas dalam melakukan sesuatu hal yang tidak menjerumuskan kita kedalam tantangan yang sangat susah dalam menyelesaikannya.

Jadi, seorang wirausaha pasti memiliki 4 hal yang sudah dijelaskan tadi dan setelah kita mengetahui ini kita pasti bisa menjadi wirausaha yang sukses. Setiap menjalankan sesuatu pasti banyak terjadi kekurangan dan kelebihan dan kita sebagai wirausaha yang cerdas pasti bisa mengatasinya juga dengan cerdas pula bukan dengan melakukan yang merugikan orang lain.



Sunday, 7 April 2013

KREATIVITAS


KREATIVITAS

          Kreativitas adalah sebuah ide atau gagasan yang bisa menjadi inovasi dan berasal dari imajinasi kita sendiri. Semua orang pasti mempunyai kreatifitas sendiri-sendiri. Dan kreativitas itu bisa berupa sebuah inovasi yang belum ada di dunia ini berupa kerajinan tangan yang berasal dari bahan daur ulang, dan sebuah produk baru dalam dunia bisnis.
Ada 2 cara berpikir dalam berkreatifitas :
1.     Konvergen
Konvergen bisa dikatakan dengan cara berpikir yang analitis dan fokus. Cara berpikir konvergen adalah cara berpikir yang mempunyai tahapan-tahapan sebelum memulai. Contohnya, saat kita menyalakan komputer. Kita pasti mempunyai tahapan-tahapan dalam menyalakan komputer dari mulai kita harus menyolokkan kabel listrik lalu pencet tombol power dan terakhir menyalakan monitor. Akhirnya komputer itu bisa dinyalakan. Dari ilustrasi tersebut dalam menyalakan komputer kita memakai cara berpikir konvergen.
2.     Divergen
Cara berpikir divergen adalah cara berpikir dengan luas. Artinya kita harus mampu mempunyai pikiran yang luas terhadap sesuatu tidak boleh hanya mempunyai pikiran yang itu-itu saja. Contohnya, saat kita melakukan tanya jawab seorang penanya harus menanyakan sebuah pertanyaan dalam lingkup yang luas tetapi tidak menyimpang dari topik tanya jawab tersebut.
Konsep berpikir terbagi menjadi 3, yaitu :
1.     Analitical Thinking, yaitu kemampuan berpikir yang memahami situasi dengan cara menganalis bagian-bagian secara rinci agar bisa menjadi sebuah fakta.
2.     Konseptual Thinking, yaitu kemampuan yang menyimpulkan sebuah masalah yang belum tentu jelas atau fakta.
3.     Strategi Thinking, yaitu kemampuan untuk menyimpulkan sebuah masalah  dan mengembangkannya menjadi ide yang luar biasa.

Masalah dalam berkreativitas
Setiap orang dalam berkreativitas pasti mempunyai masalah yang harus kita hadapi dengan kepala dingin. Definisi dari masalah itu sendiri adalah adanya ketidaksesuaian antara harapan dan inginan dalam melihat kenyataan yang ada. Salah satu cara menghadapi sebuah masalah yaitu mempersiapkan diri untuk mendapatkan resiko-resiko. Artinya kita harus mepunyai kesiapan dalam melakukan sesuatu apabila terjadi resiko yang akan ada. Seperti peribahasa, “Sedia Payung Sebelum Hujan”. Masalah juga dapat diselesaikan oleh sebuah pengalaman.


Dalam sebuah hidup pasti mempunyai kreativitas di dalam diri kita dan di dalam kreativitas itu pasti mempunyai masalah. Agar kita tidak mendapat masalah terus-menerus dalam hidup kita harus mempunyai tujuan agar hidup kita terarah. Dan dalam hidup kita juga harus optimis dalam menjalaninya dan jangan pernah berpikir pesimis karena dalam berpikir pesimis kita pasti akan gagal dalam menjalani hidup ini. Dalam hidup ini kita juga harus memanfaatkan waktu 24 jam untuk melakukan sesuatu yang berhubungan dengan kreativitas dan berpikir yang cerdas karena hidup itu hanya sekali dalam seumur hidup kita.