KREATIVITAS
Kreativitas adalah sebuah ide atau gagasan yang bisa
menjadi inovasi dan berasal dari imajinasi kita sendiri. Semua orang pasti
mempunyai kreatifitas sendiri-sendiri. Dan kreativitas itu bisa berupa sebuah
inovasi yang belum ada di dunia ini berupa kerajinan tangan yang berasal dari
bahan daur ulang, dan sebuah produk baru dalam dunia bisnis.
Ada 2 cara berpikir
dalam berkreatifitas :
1.
Konvergen
Konvergen bisa
dikatakan dengan cara berpikir yang analitis dan fokus. Cara berpikir konvergen
adalah cara berpikir yang mempunyai tahapan-tahapan sebelum memulai. Contohnya,
saat kita menyalakan komputer. Kita pasti mempunyai tahapan-tahapan dalam
menyalakan komputer dari mulai kita harus menyolokkan kabel listrik lalu pencet
tombol power dan terakhir menyalakan monitor. Akhirnya komputer itu bisa
dinyalakan. Dari ilustrasi tersebut dalam menyalakan komputer kita memakai cara
berpikir konvergen.
2.
Divergen
Cara berpikir
divergen adalah cara berpikir dengan luas. Artinya kita harus mampu mempunyai
pikiran yang luas terhadap sesuatu tidak boleh hanya mempunyai pikiran yang
itu-itu saja. Contohnya, saat kita melakukan tanya jawab seorang penanya harus
menanyakan sebuah pertanyaan dalam lingkup yang luas tetapi tidak menyimpang
dari topik tanya jawab tersebut.
Konsep berpikir terbagi
menjadi 3, yaitu :
1.
Analitical
Thinking, yaitu kemampuan berpikir yang memahami situasi dengan cara menganalis
bagian-bagian secara rinci agar bisa menjadi sebuah fakta.
2.
Konseptual
Thinking, yaitu kemampuan yang menyimpulkan sebuah masalah yang belum tentu
jelas atau fakta.
3.
Strategi
Thinking, yaitu kemampuan untuk menyimpulkan sebuah masalah dan mengembangkannya menjadi ide yang luar
biasa.
Masalah dalam berkreativitas
Setiap
orang dalam berkreativitas pasti mempunyai masalah yang harus kita hadapi
dengan kepala dingin. Definisi dari masalah itu sendiri adalah adanya
ketidaksesuaian antara harapan dan inginan dalam melihat kenyataan yang ada. Salah
satu cara menghadapi sebuah masalah yaitu mempersiapkan diri untuk mendapatkan
resiko-resiko. Artinya kita harus mepunyai kesiapan dalam melakukan sesuatu
apabila terjadi resiko yang akan ada. Seperti peribahasa, “Sedia Payung Sebelum
Hujan”. Masalah juga dapat diselesaikan oleh sebuah pengalaman.
Dalam sebuah hidup
pasti mempunyai kreativitas di dalam diri kita dan di dalam kreativitas itu
pasti mempunyai masalah. Agar kita tidak mendapat masalah terus-menerus dalam
hidup kita harus mempunyai tujuan agar hidup kita terarah. Dan dalam hidup kita
juga harus optimis dalam menjalaninya dan jangan pernah berpikir pesimis karena
dalam berpikir pesimis kita pasti akan gagal dalam menjalani hidup ini. Dalam hidup
ini kita juga harus memanfaatkan waktu 24 jam untuk melakukan sesuatu yang
berhubungan dengan kreativitas dan berpikir yang cerdas karena hidup itu hanya
sekali dalam seumur hidup kita.
No comments:
Post a Comment